Berita
Apr30

Kasus Manohara

Kasus Manohara Odelia Pinot yang diduga diculik dan dianiayasuaminya, Tengku Temenggong Muhammad Fakhry, membuat Ketua Umum PPMuhammadiyah Din Syamsuddin angkat bicara.

Din yang telah menerima kedatangan ibunda Manohara, Daisy Fajarina, berusaha memberikan solusi. Dia menyarankan dua opsi.

“Jujur kita prihatin dan sedih. Opsi dari saya ada dua, melalui agamadan hukum,” papar Din yang ditemui di Jalan Kemiri, Menteng, JakartaPusat, Kamis (30/4/2009).

Pendekatan agama, dia menjelaskanbahwa dalam agama harus ada damai, musyawarah, kekeluargaan, danperantara tanpa hukum. Pendekatan secara kekeluargaan ini semacammediasi dan bisa dilakukan dua hingga lima kali.

“Kalaudilakukan cuma sekali tidak cukup. Harus didukung juga denganpenghentian pemberitaan besar-besaran di media massa,” bebernya.

Pendekatan kedua, melalui jalur hukum. Cara ini harus diproses cepatdan kepada pihak berwenang. Dalam hal ini kepolisian, pemerintah, danDepartemen Luar Negeri.

“Semua institusi itu berkaitan karenaini membicarakan dua negara. Harus diselesaikan secara hukum kalau adaWNI menikah dengan orang asing dan mendapat perlakukan tidak baik. Jikaterjadi kekerasan, pemerintah wajib melindungi WNI. WNI secara de facto wajib mendapat perlindungan,” urainya.

Mengenai jalur hukum ini, Din sudah mengupayakan menelepon kawannya yang berada di Dirjen Departemen Luar Negeri.

“Kata kawan saya itu, Deplu di Kuala Lumpur telah mengirim surat kepadaKesultanan Kelantan untuk diberi akses karena ini sudah bicara wilayahrumah tangga. Tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” jelasnya.

Din mengingatkan bahwa dari dua opsi itu harus dipilih salah satu. Tidak bisa dua-duanya dijalankan berbarengan.

“Kalau dipilih yang opsi pertama, masalah hukum harus dihentikan,” sarannya.
Sumber : http://celebrity.okezone.com

Tags:
Publish On 30 April,2009
Jangan lupa berikan vote untuk artikel ini,

Kasus Manohara

Kasus Manohara

RATING : 1 / 5. Berdasarkan 1 votes.

DAN BANTU JUGA UNTUK MEMBAGIKANNYA

  • KE :

Author: 

Cuma penulis yang masih terus dan terus belajar, mencoba berbagi hal yang di rasa cukup bermanfaat.

Baca juga artikel lainnya dibawah ini

Silahkan berinteraksi,,, berkomentar,,, menyampaikan pesan,,, bebas,,, namun tetap ber-etika dan ber-tanggung jawab. Komentar hendaknya berhubungan dengan artikel yang di publish, ( Kasus Manohara ).

Dan mohon maaf jika tidak sempat membalas pesan maupun pertanyaannya. Jika bersifat urgent, sebaiknya gunakan form kontak. Terimakasih sudah berkunjung.