Sosial Media

Waduh ! Server Chip e-KTP Ternyata Berada Diluar Negeri lho

Cukup mengejutkan, ternyata server chip e-KTP atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik Indonesia selama ini berada di luar negeri. Nah, apa akibatnya?, tentunya ini cukup membahayakan terutama menyangkut seluruh informasi penduduk Indonesia. Karena semua database yang berisi seluruh data-data warga Indonesia dapat disalah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab.

Mesin Pembaca Chip e-KTP

Mesin Pembaca Chip e-KTP. Gambar: Kompas – Hendra A Setyawan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengambil langkah untuk menghentikan pembuatan dan pendistribusian e-KTP di Indonesia sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Seperti yang diberitakan oleh laman Kompas Tekno, selain servernya berada di negara lain, ditemukan fakta yang cukup mengejutkan dari program Kartu Tanda Penduduk Elektronik ini, apa saja?.

Ternyata sistem pada e-KTP tidak menggunakan open system, sehingga lembaga pemerintahan yang berwenang untuk mengurus e-KTP tersebut dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri tidak dapat mengelola ataupun mengedit data karena sistemnya yang tertutup itu.

Fakta lain yang ditemukan adalah terjadi kebocoran database. Banyak ditemukan kasus dimana dalam e-KTP menunjukkan foto seorang pria namun dengan nama perempuan.

Yang terakhir dan bukan lagi menjadi rahasia umum adalah ditemukannya dugaan korupsi dalam proyek e-KTP ini. Terkait dengan hal tersebut, Mendagri sudah melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dilakukan penyelidikan.

Video YouTube: Proses Pembuatan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik).

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

Waduh ! Server Chip e-KTP Ternyata Berada Diluar Negeri lho,


Diterbitkan pada: Minggu, 16 November 2014
Rating : 4.79 / 5 dari 14 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Owner, penulis merangkap editor di Jeripurba.com yang menyukai dunia teknologi dan otomotif.

author
Copyright by:
Jeripurba.com copyright