Sains

Benarkah Bulan Pernah Terbelah Dua Seperti Penjelasan Didalam Al Qur’an?

Dizaman Rasulullah bulan pernah terbelah dua. Hal tersebut termuat didalam kitab suci Al Qur’an dan beberapa hadis sahih. Namun pertanyaannya benarkah demikian?. Apakah fenomena terbelahnya bulan itu bisa dibuktikan dari sudut pandang dan pendekatan sains?.

Didalam surat Al-Qamar ayat 1 sampai 8 disebutkan mengenai fenomena terbelahnya bulan ini. Surat Al-Qamar sendiri merupakan surah ke-54 dalam al-Qur’an. Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 55 ayat. Dinamakan Al-Qamar yang berarti Bulan berasal dari kata Al-Qamar yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pada ayat ini diterangkan tentang terbelahnya bulan sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW. (wikipedia)

Surat Al-Qamar Ayat 1
Telah dekat datangnya saat itu (hari kiamat) dan telah terbelah bulan.

Surat Al-Qamar Ayat 2
Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: “(Ini adalah) sihir yang terus menerus”.

Surat Al-Qamar Ayat 3
Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya

Surat Al-Qamar Ayat 4
Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran).

Surat Al-Qamar Ayat 5
Itulah suatu hikmah yang sempurna maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).

Surat Al-Qamar Ayat 6
Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),

Surat Al-Qamar Ayat 7
sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan

Surat Al-Qamar Ayat 8
mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata: “Ini adalah hari yang berat”.

Dalam Hadis Riwayat Muslim: 7249 menyebutkan “Dari Abdullah Berkata bahwa ‏Bulan terbelah menjadi dua bagian di zaman Rasulullah, kemudian Rasulullah SAW bersabda: “Saksikanlah”.

Dizaman itu, kaum kafir di Makkah menolak kebenaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SWT dan menyangsikan kebesaran Allah SWT. Mereka meminta kepada Rasulullah untuk memperlihatkan bukti. Atas kuasa Allah SWT, Rasulullah akhirnya menunjukkan terbelahnya Bulan menjadi dua bagian. Satu sisi dibagian Gunung Safa dan satu sisi lainya di Gunung Qaikaan dan terlihat di antaranya bukit Hira.

Namun bukannya percaya, kaum kafir Makkah ini masih mengingkari Mukjizat tersebut dan menganggap Rasulullah melakukan tipu daya dan sihir.

Sementara itu, Mukjizat terbelahnya bulan menjadi dua ini diceritakan tidak hanya terlihat di Makkah namun juga terlihat di India. Adalah Raja Valiyathampuram (87 tahun) yang berasal dari Kodungallur di Central Kerala yang telah melihatnya. Valiyathampuram merupakan keturunan dari Raja Cheraman Perumal yang akhirnya memutuskan untuk memeluk Islam.

Tak hanya di India, kejadian tersebut juga terlihat di Mesir. Hal itu dibuktikan dengan peninggalan bangsa Mesir Kuno yaitu manuskrip Madrid serta manuskrip Bangsa Maya kuno yang memperlihatkan seorang pria sedang menunjuk bulan yang terbelah. Bangsa Maya Kuno sendiri terkenal dengan ilmu astronominya dan mengira jika Mukjizat Nabi Muhammad SAW itu merupakan kejadian gempa di Bulan.

Jika didalam Al Qur’an dan Hadis Sahih serta cerita peninggalan masa lampau membenarkan jika bulan pernah terbelah dua, lalu bagaimana dengan penjelasan ilmiahnya. Apalagi di era teknologi saat ini dimana semua peralatan serba canggih memungkinkan manusia bisa mengunjungi bulan.

Badan Antariksa Amerika (NASA) menemukan retakan yang terlihat jelas di permukaan Bulan. Namun hingga saat ini belum ditemukan secara pasti penyebab retakan tersebut. Berbagai teori-pun berkembang. Mulai dari teori Retakan yang tersambung hingga teori Riles. Namun teori-teori tersebut masih jauh dari kenyataan gambar yang berhasil ditangkap oleh NASA itu.

Gambar Retakan di Bulan Menyisakan Misteri Apakah Benar Bulan Pernah Terbelah Menjadi Dua

Gambar Retakan di Bulan Menyisakan Misteri Apakah Benar Bulan Pernah Terbelah Menjadi Dua. (Foto: NASA)

Teknologi dan Sain saat ini mungkin belum bisa menjelaskan semuanya dan belum bisa diterima oleh akal sehat Mukjizat terbelahnya bulan melalui Nabi Muhammad SAW. Namun, sebagai umat muslim, kita wajib mempercayainya. Sebagaimana yang sudah dijelaskan didalam surat Fushshilat ayat 53.

Surat Fushshilat ayat 53

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?.

Lihat juga: Fakta Menarik Mengenai Penampakan Bulan Biru atau Blue Moon.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

Benarkah Bulan Pernah Terbelah Dua Seperti Penjelasan Didalam Al Qur’an?,


Diterbitkan pada: Senin, 20 Juni 2016
Rating : 4.56 / 5 dari 9 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Owner, penulis merangkap editor di Jeripurba.com yang menyukai dunia teknologi dan otomotif.

author

Silahkan berinteraksi, berkomentar atau menyampaikan pesan. Bebas,,,, namun tetap ber-etika dan ber-tanggung jawab!. Komentar hendaknya masih berkaitan dengan artikel mengenai "Benarkah Bulan Pernah Terbelah Dua Seperti Penjelasan Didalam Al Qur’an?".

Dan mohon maaf jika tidak sempat membalas pertanyaan dan komentarnya. Jika bersifat sangat penting, silahkan gunakan form kontak. Terimakasih sudah berkunjung.

Copyright by: