MotoGP

MotoGP 2014 Aragon Spanyol – Marquez Harus Banyak Belajar Dari Lorenzo

Kekalahan pahit kembali dialami oleh pembalap Honda, Marc Marquez dalam MotoGP Aragon Spanyol Minggu kemarin (28-12-2014). Disaat kemenangan sudah didepan mata, pembalap tuan rumah ini harus tergelincir. Insiden itu terjadi setelah balapan menyisakan 3 lap lagi.

Drama dimulai ketika sirkuit Aragon di selimuti awan hitam. Di sisa 12 lap balapan, bendera putih-pun dikibarkan. Itu artinya, pembalap bisa mengganti motor dengan ban basah. Namun, tidak ada satupun pembalap yang kembali ke pit untuk melakukannya.

Di sisa 12 lap balapan ini, Marquez mendahului Lorenzo yang sebelumnya memimpin balapan. Duel dua pembalap ini semakin seru di 9 lap tersisa. Di belakang mereka ada Pedrosa yang terus membayangi untuk mengambil celah.

Setelah 8 lap tersisa, akhirnya Marquez kembali mengambil alih pimpinan di ikuti oleh Pedrosa di posisi kedua. Sementara Lorenzo diposisi ke tiga. Disini duel duo Honda terjadi, Marquez-pun sempat di potong oleh Pedrosa.

Enam lap tersisa, gerimis-pun turun. Mengakibatkan track lintasan basah dan licin. Sesaat setelah Pedrosa memotong Marquez, Aleix Espargaro memutuskan untuk masuk pit dan mengganti motor-nya dengan settingan ban basah.

Marquez Terjatuh Dalam MotoGP 2014 Seri Aragon Spanyol

Marquez Terjatuh Dalam MotoGP 2014 Seri Aragon Spanyol. motogp.com.

Perhitungan yang salah karena belum mengganti motor akhirnya membawa petaka bagi Pedrosa. Di lap ke 19, dia tergelincir dan posisinya diambil alih oleh Lorenzo. Bukannya belajar dari rekannya yang terjatuh, Marquez terus ngotot dan memaksakan motor dengan setingan ban kering untuk mengakhiri balapan ini. Alhasil, satu lap setelah Pedrosa terjatuh, hal yang sama juga dia alami. Beruntung motornya masih dapat hidup dan segera memasuki pit untuk mengganti motornya. Namun sayang, arogansi dan perhitungan yang kurang matang membuat dia harus puas berada diposisi ke 13.

Pelajaran apa yang harus di ambil oleh Marquez dari kejadian ini?. Bahwa kecepatan tidak selalu menjadi pemenang dalam MotoGP 2014. Dibutuhkan juga strategi, perhitungan yang matang, dan tentunya arahan dari tim-nya, seperti yang diperlihatkan oleh Lorenzo dengan manis. Terlihat disini Marquez terlalu ambisius, arogan, bahkan Pit crews terlihat menggeleng-gelengkan kepala dan sangat kecewa karena anjuran mereka untuk segera mengganti motor tidak dihiraukan oleh Marquez.

Akhirnya, Lorenzo mengambil hasil manis dari kesabaran dan pelajaran untuk mengganti motor setelah melihat Pedrosa terjatuh. Belum cukupkah pelajaran dari San Marino dan Aragon untuk membuat seorang Marquez lebih bijak?.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

MotoGP 2014 Aragon Spanyol – Marquez Harus Banyak Belajar Dari Lorenzo,


Diterbitkan pada: Senin, 29 September 2014
Rating : 3 / 5 dari 4 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Owner, penulis merangkap editor di Jeripurba.com yang menyukai dunia teknologi dan otomotif.

author
Copyright by:
Jeripurba.com copyright