Sains

Meski Ada Tanda Kehidupan, Arab Saudi Larang Manusia Diami Planet Mars

Tidak seperti negara lain terutama Amerika yang bersikukuh untuk mengirim manusia ke Planet Mars secepatnya. Pemerintah Arab Saudi melalui GAIAE (General Authority of Islamic Affairs) yang merupakan lembaga otoritas pembuat fatwa disana menentang rencana untuk mengirim astronot ke planet merah tersebut. Ada apa gerangan?.

Seperti yang diberitakan, baru-baru ini NASA menemukan tanda-tanda kehidupan dan air di planet Mars. Dari temuan itulah, sebuah organisasi non profit yaitu Mars One memiliki gagasan untuk mengirimkan beberapa astronot pada tahun 2025 mendatang. Bukan hanya untuk keperluan penelitian, namun para astronot tersebut rencananya akan tinggal dan mendiami planet Mars.

Larangan Mendiami Planet Mars

Planet Mars. (dailymail)

Hal itulah yang kemudian menjadi polemik dan ditentang oleh GAIAE. Bahkan lembaga milik pemerintah Arab Saudi itu telah mengeluarkan fatwa yang isinya larangan bagi siapapun untuk mendiami planet Mars. Alasannya, tinggal dan menempati Mars memiliki resiko tinggi dan sangat berbahaya dan itu sama saja dengan tindakan bunuh diri yang menurut mereka sangat di kecam didalam Islam.

Didalam Al Qur’an disebutkan dengan jelas larangan bunuh diri. Bahkan, melindungi kehidupan seorang manusia dari bahaya yang akan terjadi padanya merupakan konsensus yang telah disepakati oleh semua Agama, begitu yang diungkapkan oleh Profesor Dr Farooq Hamada seperti yang kutip dari laman dailymail.

Meski begitu, Mars One tetap memegang pendirian mereka jika misi mengirimkan astronot untuk mendiami planet Mars bukanlah tindakan bunuh diri. Mereka mengklaim jika misi itu akan dilakukan sangat hati-hati. Sebelum mereka mengirim astronot (manusia) kesana, mereka terlebih dahulu akan melakukan misi mengirim delapan kargo.

Robot dan kendaraan tanpa awak akan dikirim terlebih dahulu untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan. Mulai dari air, oksigen, akan diatur semuanya oleh robot untuk mempersiapkan tempat pemukiman sampai kondisinya layak huni. Setidaknya butuh dua tahun bagi robot-robot tersebut untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Kemudian barulah astronot atau manusia dikirim ke Mars untuk menempati pemukiman yang telah disiapkan tersebut.

Untuk itulah, organisasi Mars One menilai jika fatwa larangan manusia mendiami planet Mars tersebut karena GAIAE belum mengetahui seperti apa kondisi planet Mars itu saat ini karena semua infrastruktur memang belum disiapkan disana.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

Meski Ada Tanda Kehidupan, Arab Saudi Larang Manusia Diami Planet Mars,


Diterbitkan pada: Senin, 5 Oktober 2015
Rating : 3.80 / 5 dari 5 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Owner, penulis merangkap editor di Jeripurba.com yang menyukai dunia teknologi dan otomotif.

author

Silahkan berinteraksi, berkomentar atau menyampaikan pesan. Bebas,,,, namun tetap ber-etika dan ber-tanggung jawab!. Komentar hendaknya masih berkaitan dengan artikel mengenai "Meski Ada Tanda Kehidupan, Arab Saudi Larang Manusia Diami Planet Mars".

Dan mohon maaf jika tidak sempat membalas pertanyaan dan komentarnya. Jika bersifat sangat penting, silahkan gunakan form kontak. Terimakasih sudah berkunjung.

Copyright by:
Jeripurba.com copyright