Teknologi

Hujan Meteor Geminid ( Bintang Jatuh ) Akan Hiasi Langit Malam Ini

Anda belum pernah melihat bintang jatuh?. Jika iya, malam ini Anda bisa mewujudkan impian itu. Pasalnya, fenomena alam yang langka terjadi yaitu hujan meteor teramai akan terjadi dini hari nanti. Dikatakan hujan meteor karena benda-benda kecil yang berasal dari luar angkasa itu akan meluncur ke bumi berjumlah hingga 120 meteor per jam.

Untuk melihat meteor yang dinamai Geminid itu, tidak perlu alat khusus seperti optik atau teropong bintang. Cukup dengan mencari tempat yang luas dan gelap. Jika beruntung Anda akan melihat ratusan bintang jatuh nan indah tersebut, tentunya jika di tempat Anda berada, kondisi cuaca sedang cerah dan tidak berawan.

Meteor Geminid Malam Ini

Meteor Geminid. (nasa)

Lalu jam berapa perkiraan meteor Geminid akan meluncur ke bumi malam ini?. Menurut Internasional Meteor Organization (IMO) puncak Geminid akan akan meluncur ke bumi pada tanggal 14 Desember pukul 18000 UTC, atau jika di Indonesia pada tanggal 15 Desember hari ini, pukul 01.00 WIB.

Lebih lanjut, Astronom amatir Ma’rufin Sudibyo melalui laman Kompas hari ini menyebutkan dalam kondisi yang ideal, jumlah meteor yang bisa dilihat dengan mata mencapai 120 meteor. Tetapi angka pastinya dibawah 100 meteor atau hanya sekitar 50 meteor per jam yang dapat dilihat dari wilayah perkotaan.

Meski puncaknya meteor Geminid pada jam 01.00 WIB dini hari nanti, namun menurut Astronom amatir sekaligus pembina Jogja Astro Club (JAC), Mutoha Arkanuddin, meteor sudah bisa dilihat mulai pukul 21.00 WIB malam ini.

Namun dia mengungkapkan jika kondisi cuaca mendung ataupun hujan, maka tidak satupun meteor tersebut akan terlihat oleh mata.

Lalu bagaimana hujan meteor Geminid ini bisa terjadi malam ini?. Mutoha mengungkapkan jika terjadinya bintang jatuh kali ini tak lepas dari objek diangkasa luar yang bernama 3200 Phaethon. Diyakini jika Geminid adalah debu dari komet 3200 Phaethon yang telah mati dan telah menjadi asteroid. Debu-debu dari objek inilah yang akhirnya menjadi sumber bintang jatuh yang akan terjadi malam ini.

Saat 3200 Phaethon mencapai titik terdekat dengan matahari, objek ini mengalami suhu yang sangat ekstrim. Pada siang hari, suhunya sangatlah panas dan pada malam hari berubah menjadi sangat dingin.

Perubahan suhu ektrim tersebut akhirnya membuat 3200 Phaethon meregang dan menyusut yang membuat permukaan disekelilingnya retak dan menjadi debris antariksa. Lebih lanjut, dalam perputarannya bumi akan melewati wilayah yang banyak unsur debris 3200 Phaethon.

Kemudian, persinggungan antara debu tersebut dengan debu objek inilah yang mengakibatkan terjadinya hujan meteor. Lalu mengapa meteor ini dinamakan Geminid?. Karena meteor seolah datang dari rasi Gemini, maka dinamailah dengan hujan meteor Geminid.

Asteroid 3200 Phaethon

Asteroid 3200 Phaethon. (wikipedia)


So, jangan lupa membawa kamera yang bagus untuk menangkap dan mengabadikan momen yang jarang terjadi ini. Apalagi jumlah jatuhnya meteor Geminid tidak sedikit. Tentu sangat disayangkan melewatkan fenomena alam bintang jatuh yang indah ini.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

Hujan Meteor Geminid ( Bintang Jatuh ) Akan Hiasi Langit Malam Ini,


Diterbitkan pada: Selasa, 15 Desember 2015
Rating : 4.43 / 5 dari 7 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Owner, penulis merangkap editor di Jeripurba.com yang menyukai dunia teknologi dan otomotif.

author

Silahkan berinteraksi, berkomentar atau menyampaikan pesan. Bebas,,,, namun tetap ber-etika dan ber-tanggung jawab!. Komentar hendaknya masih berkaitan dengan artikel mengenai "Hujan Meteor Geminid ( Bintang Jatuh ) Akan Hiasi Langit Malam Ini".

Dan mohon maaf jika tidak sempat membalas pertanyaan dan komentarnya. Jika bersifat sangat penting, silahkan gunakan form kontak. Terimakasih sudah berkunjung.

Copyright by: