Sains

Benarkah Videotron di Jakarta Diretas Oleh Hacker?

Jeripurba.com – Sebuah layar besar, Videotron yang berada di depan Kantor Walikota Jakarta Selatan menjadi tontonan warga dan viral di media sosial. Pasalnya, Megatron, sebutan lain oleh warga tersebut tidak menampilkan tayangan gambar atau video yang semestinya alias menayangkan video mes*m. Pertanyaannya kemudian, mengapa Videotron tersebut tiba-tiba bisa menanyangkan video p*rno?.

Belum adanya keterangan pasti mengenai hal itu membuat kabar beredar tak menentu. Dikabarkan jika Videotron tersebut telah diretas oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Benarkah demikian?.

Videotron Kebayoran Jakarta Selatan

Videotron Kebayoran Jakarta Selatan.

Sebelum menjawab pertanyaan itu, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu Videotron dan bagaimana fungsi sebenarnya.

Videotron merupakan billboard digital yang fungsi utamanya adalah untuk menampilkan konten visual digital. Konten yang ditayangkan bisa berupa iklan layanan masyarakat, bisa juga berupa iklan komersil.

Semua konten, gambar atau video yang ditayangkan berasal dari komputer yang dikendalikan oleh seorang operator.

Oleh karenanya, Kasus Videotron Jakarta Selatan ini kemungkinan besar terjadi karena oknum operator tengah menonton video p*rno di komputer yang terhubung dengan videotron itu. Video itu bisa saja tersimpan di hard disk komputer atau di sebuah USB flash disk yang terhubung di komputer videotron.

Kemungkinan itu bisa saja terjadi mengingat sebuah kasus yang sama pernah terjadi di sebuah kota di Jawa Barat tahun lalu.

Seorang oknum operator videotron iklan produk rokok di Jalan KHZ Mustofa, Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya harus berurusan dengan hukum. Dia terbukti bersalah karena menayangkan adegan video p*rno berdurasi 20 menit pada Senin, 08 November 2010 lalu.

Bukan di komputer, namun video p*rno tersebut di simpan didalam sebuah flash disk. Flash disk ini kemudian dihubungkan ke komputer operator videotron dan diputar olehnya. Pihak berwenang menyita flash disk tersebut sebagai barang bukti dan dimusnahkan.

Karena terbukti bersalah, oknum operator videotron di salah satu kota di Jawa Barat itu di vonis bersalah dan dikenai hukuman kurungan penjara selama 7 bulan dan wajib membayar denda sebesar Rp 2,5 juta. Demikian seperti yang dikutip dari laman Antara News hari ini, Jum’at (30 September 2016).

Jadi, kabar yang menyatakan jika videotron di kebayoran Jakarta Selatan yang menanyangkan video p*rno itu belum bisa dipastikan akibat ulah hacker. Dibutuhkan penyelidikan lebih mendalam untuk mengungkapnya.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

Benarkah Videotron di Jakarta Diretas Oleh Hacker?,


Diterbitkan pada: Jumat, 30 September 2016
Rating : 4.33 / 5 dari 9 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Owner, penulis merangkap editor di Jeripurba.com yang menyukai dunia teknologi dan otomotif.

author

Silahkan berinteraksi, berkomentar atau menyampaikan pesan. Bebas,,,, namun tetap ber-etika dan ber-tanggung jawab!. Komentar hendaknya masih berkaitan dengan artikel mengenai "Benarkah Videotron di Jakarta Diretas Oleh Hacker?".

Dan mohon maaf jika tidak sempat membalas pertanyaan dan komentarnya. Jika bersifat sangat penting, silahkan gunakan form kontak. Terimakasih sudah berkunjung.

Copyright by: