MotoGP

Ini 3 Alasan Jorge Lorenzo Hengkang Dari Yamaha Ke Ducati

Kabar hengkangnya Jorge Lorenzo dari tim Movistar Yamaha ke Ducati akhirnya resmi di umumkan Senin kemarin, 18 April 2016. Pembalap berusia 28 tahun itu resmi membalap untuk tim yang bermarkas di Bologna, Italia mulai musim 2017 hingga akhir musim 2018. Nah, apa yang melatari kepindahan X-Fuera ke Ducati?.

Yang pertama adalah tidak harmonisnya hubungan dirinya dengan Valentino Rossi. Seperti yang diketahui, sejak insiden MotoGP 2015 yang melibatkan Marc Marquez, hubungan keduanya tidak membaik bahkan hingga kini. Beberapa kali keduanya terlibat perang dingin. Disini mulai terlihat jika Lorenzo sudah tidak betah lagi bersama Yamaha.

Jorge Lorenzo Pindah Ke Ducati

Jorge Lorenzo Resmi Pindah Ke Ducati.

Menurut pengamat MotoGP sekaligus jurnalis senio Australia, Guido Meda, keduanya memang tidak seharunya berada didalam satu tim. “Menempatkan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi didalam satu tempat (tim) yang sama malah akan menimbulkan banyak masalah. Dengan pindahnya Lorenzo ke Ducati, akan memberikan kebebasan kepada Rossi di Yamaha,” ungkap Meda seperti yang dikutip dari laman Calcio Web.

Alasan kedua Jorge Lorenzo pindah ke Ducati adalah karena dukungan dari fansnya sendiri. Hal itu diketahui setelah laman crash membuat polling mengenai apakah yang mesti dilakukan Lorenzo di MotoGP musim depan. Hasilnya?. Sebanyak 74 persen fans Lorenzo meminta dirinya untuk memulai karier bersama tim Ducati daripada harus mempertahankan diri bersama Movistar Yamaha yang notabene lebih memilih Rossi ketimbang dirinya.

Alasan ketiga kepindahan Lorenzo dari Movistar Yamaha adalah karena tim Ducati sendiri sangat berminat dengan dirinya. Meski sudah memiliki dua pembalap (Iannone dan Dovizioso), Ducati masih terus mencari pembalap terbaik untuk mengendari Desmosedici.

Bila dibandingkan dengan Lorenzo, keduanya (Iannone dan Dovizioso) memang belum membuktikan dengan titel gelar juara dunia. Sementara Lorenzo sudah membuktikannya.

Disebutkan juga, tawaran Ducati ke Lorenzo sedikit banyak membuat pembalap kelahiran Spanyol itu memutuskan pindah. “Ducati menawarkan hal yang lebih penting dari Yamaha. Oleh karenanya, proses peminangan Lorenzo tidak banyak mengalami kendala,” Sambung Meda.

Diberitakan oleh laman La Gazzetta dello Sport, Ducati akan menggaji Lorenzo 25 juta euro atau sekitar Rp 372 miliar selama dua musim. Jumlah tersebut mengalahkan gaji pembalap MotoGP termahal saat ini, Valentino Rossi dan Marc Marquez, yang digaji sebesar USD10 atau sekitar Rp 131 miliar per musim.

Lihat juga: klasemen MotoGP.

Namun apapun alasannya, kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati merupakan langkah besar didalam karier membalapnya di MotoGP. Sebab selama 8 tahun, pembalap dengan nomor 99 itu belum pernah membela tim lain.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

Ini 3 Alasan Jorge Lorenzo Hengkang Dari Yamaha Ke Ducati,


Diterbitkan pada: Selasa, 19 April 2016
Rating : 4.22 / 5 dari 9 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Pria ganteng ini sangat menyukai dunia dunia otomotif dan olahraga terutama motogp. Di jeripurba.com Ari menjadi kontributor dan menulis untuk kategori otomotif dan motogp.

author

Silahkan berinteraksi, berkomentar atau menyampaikan pesan. Bebas,,,, namun tetap ber-etika dan ber-tanggung jawab!. Komentar hendaknya masih berkaitan dengan artikel mengenai "Ini 3 Alasan Jorge Lorenzo Hengkang Dari Yamaha Ke Ducati".

Dan mohon maaf jika tidak sempat membalas pertanyaan dan komentarnya. Jika bersifat sangat penting, silahkan gunakan form kontak. Terimakasih sudah berkunjung.

Copyright by:
Jeripurba.com copyright