Sosial Media

Waspada, Emak-Emak Kini Jadi Target Penipuan Di Internet Berkedok Asmara

Jeripurba.com – Ancaman siber di Internet semakin mengkhawatirkan. Modus penipuan berkedok asmara dan percintaan kini digunakan pelaku untuk menjerat korbannya. Mereka kini tak lagi membidik remaja, melainkan emak-emak berusia 30 tahun keatas. Selain karena mudah menjalankan aksinya, uang adalah tujuan utama kelompok yang dikenal dengan nama Nigerian Scam ini.

Dalam sebuah seminar bertajuk Indonesia dan Ancaman Siber yang Merajalela di Universitas Gunadarma, TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (10/6/2017) terungkap dalam setahun terakhir korban Nigerian Scam banyak menjerat emak-emak di Indonesia. Meski kesannya tidak jahat, namun sangat merugikan karena mereka diminta untuk mengirim sejumlah uang.

Emak-Emak Target Penipuan Kelompok Nigerian Scam

Ilustrasi: Gambar Emak-Emak Target Penipuan Kelompok Nigerian Scam.

Untuk mendapatkan kepercayaan calon korbannya, para pelaku menggunakan teknik social engineering. Dengan teknik ini, kelompok Nigerian Scam bisa mengetahui siapa calon korbannya. Umumnya mereka menargetkan emak-emak yang berstatus janda atau perempuan yang tengah mengalami masalah dalam rumah tangga mereka.

Cukup mengejutkan, jumlah korban penipuan berkedok asmara dan percintaan yang dilakukan oleh kelompok Nigerian Scam tidaklah sedikit. Ini dapat dilihat dari penghasilan mereka. Di Indonesia saja, Nigerian Scam mampu menghasilkan uang paling sedikit Rp 500 miliar setiap tahunnya. Jumlah itu bahkan lebih besar dari kasus Ransomware WannaCry yang sempat menghebohkan Indonesia beberapa pekan lalu.

Sayangnya, kasus ini belum bisa di usut sampai tuntas. Pihak Kepolisian tidak bisa menangkap pelaku karena belum ada laporan dari korban. Disamping itu, umumnya korban Nigerian Scam berdomisili di luar negeri, demikian di ungkap oleh analis forensik digital Ruby Alamsyah.

Untuk itu, tugas berat Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengatasi kasus Nigerian Scam. Mengingat kelompok ini menargetkan negara-negara berkembang seperti Indonesia dengan jumlah pengguna internet mobile yang tidak sedikit. Ditambah lagi, pengguna internet di Indonesia umumnya belum memiliki kesadaran tinggi mengenai keamanan Teknologi Informasi.


Pelaku Nigerian Scam diketahui banyak berdomisili di luar Indonesia seperti di Negeria, Thailand dan Malaysia. Untuk itu, bagi pengguna internet di Indonesia khususnya emak-emak harus memiliki kesadaran tinggi mengenai keamanan di internet. Salah satunya dengan tidak banyak mengumbar data-data pribadi mereka di media sosial.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

Waspada, Emak-Emak Kini Jadi Target Penipuan Di Internet Berkedok Asmara,


Diterbitkan pada: Minggu, 18 Juni 2017
Rating : 4.38 / 5 dari 8 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Cewek yang punya hobi traveling ini menulis untuk kategori internet, sains dan tren media sosial.

author

Silahkan berinteraksi, berkomentar atau menyampaikan pesan. Bebas,,,, namun tetap ber-etika dan ber-tanggung jawab!. Komentar hendaknya masih berkaitan dengan artikel mengenai "Waspada, Emak-Emak Kini Jadi Target Penipuan Di Internet Berkedok Asmara".

Dan mohon maaf jika tidak sempat membalas pertanyaan dan komentarnya. Jika bersifat sangat penting, silahkan gunakan form kontak. Terimakasih sudah berkunjung.

Copyright by:
Jeripurba.com copyright