Gadget Baru

BlackBerry, Nasibmu Kini. Akan Dibawa Kemana Kami

Pengguna BlackBerry khususnya di Indonesia yang telah mengetahui kabar terbaru mengenai perusahaan tersebut mungkin akan berfikir untuk mengganti perangkat kesayangannya dengan smartphone berflatfom lain. Mengapa?. Dua hari yang lalu perusahaan ini resmi di jual ke Fairfax Financial Holdings Ltd, sebuah perusahaan yang sebelumnya memiliki saham 10 persen disana. Ya, inilah puncak keterpurukan BlackBerry yang sebelumnya bernama RIM (Research In Motion) itu. Untuk menekan kerugiannya selama ini,  BlackBerry juga telah merumahkan sekitar 40 persen karyawannya.

Berapa nilai akuisisnya?. Fairfax Financial Holdings Ltd mengakuisi BlackBerry dengan nilai 4,7 milyar dollar. Ini adalah transaksi termurah yang terjadi di Amerika Utara untuk ukuran jual beli perusahaan telekomunikasi. Nantinya, Fairfax akan membayar $9 untuk setiap lembar saham milik BlackBerry.

BlackBerry di jualLalu pertanyaannya, bagaimana nasib BlackBerry kedepannya?. Mengingat banyak spekulasi yang beredar. Chris Umiastowski, yang merupakan pengamat teknologi serta salah satu kontributor di website CrackBerry.com mengatakan jika orang-orang tidak akan mempermasalahkan siapa pemilik BlackBerry, namun lebih kepada bagaimana nantinya BlackBerry akan bersaing dengan kompetito (sumber). Namun demikian, pengguna BlackBerry harus tetap waspada. Mengapa? salah satunya adalah di bawah bendera Fairfax Financial Holdings Ltd, BlackBerry berencana kembali fokus ke penyedia untuk layanan superior dan secure enterprise solution yang kembali menyasar pengguna dari kalangan korporat. Itu berarti akan meninggalkan pasar dengan segmen pengguna pribadi. Nah, ini yang menjadi kekhawatiran pengguna BlackBerry, terutama di tanah air. Selain itu, rumor lain juga menyebutkan jika Fairfax akan akan membuat hardware untuk OS lain, menjadi licensor software BlackBerry, merilis ulang dengan manajemen yang baru, bahkan akan melakukan likuidasi (sumber).

Dari BlackBerry Ke Android dan iOS.

Itulah imbas dari keterpurukan BlackBerry, bukan semata-mata karena salah satu aplikasi andalannya, BlackBerry Messenger (BBM) akan di lepas ke platform lain. Tetapi lebih kepada nasib BlackBerry ke depan yang masih belum jelas.

Apalagi di pasar tanah air, kebanyakan konsumen membeli BlackBerry karena adanya fitur perpesanan tersebut yang sebelumnya hanya terdapat di ponsel BlackBerry saja. Kini BBM (BlackBerry Messenger) akan di lepas dan nantinya bisa di gunakan di ponsel yang menggunakan sistem operasi iOS dan Android.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apa gunanya BlackBerry kalau begitu? Sedangkan notabene pengguna BlackBerry membelinya dikarenakan aplikasi tersebut (BBM). Oh BlackBerry, nasibmu kini. Akan dibawa kemana kami.

Jika artikel diatas menarik dan bermanfaat, silahkan sebarkan ke:

BlackBerry, Nasibmu Kini. Akan Dibawa Kemana Kami,


Diterbitkan pada: Kamis, 26 September 2013
Rating : 3 / 5 dari 2 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:

Author: 

Owner, penulis merangkap editor di Jeripurba.com yang menyukai dunia teknologi dan otomotif.

author
Copyright by:
Jeripurba.com copyright